Perkuat Kapasitas Pengurus, Pemkab Sorong Gelar Pelatihan Manajerial Koperasi Merah Putih

SORONG, suarakonservatif.id— Pemerintah Kabupaten Sorong melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Perindagkop dan UKM) mengadakan pelatihan manajerial perkoperasian bagi para pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Menurut Sekretaris Dinas Perindagkop dan UKM Kabupaten Sorong, Sutarjo Pongtuluran, S.Sos., M.M., kegiatan ini dipusatkan di empat lokasi agar jangkauan lebih efektif, yaitu Aimas, Klasari, Klamono, dan Sayosa. Kegiatan kali ini diikuti oleh 253 ketua KDKMP yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Sorong. Selanjutnya, pelatihan tahap berikutnya akan diikuti oleh para bendahara koperasi.

Pemateri dan Materi Pelatihan

Berbagai pemateri hadir memberikan wawasan kepada para pengurus koperasi, antara lain:

1. Kepala Dinas Perindagkop dan UKM — Tata Kelola dan Manajemen Koperasi: penguatan kemampuan manajerial dan administrasi agar koperasi berjalan profesional, transparan, dan akuntabel.
​
2. Dandim 1802 — Sinergitas dan dukungan pembangunan di wilayah.
​
3. Kepala Cabang Bulog — Mekanisme Penyaluran Beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
​
4. Kepala Dinas DPMK — Kebijakan dan dukungan pemberdayaan masyarakat dan desa.
​
5. PT. Pertamina Patra Niaga — Sinergi dan peluang kerja sama dengan mitra strategis.
​
6. Perbankan — Akses Permodalan dan Perbankan, termasuk mekanisme pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan kredit bersubsidi.
​
7. Penyalur Pupuk Subsidi — Mekanisme penyaluran dan tata kelola penyaluran pupuk bersubsidi.
​
8. Sekretaris Disperindagkop UKM — Panduan teknis administrasi dan pelaporan koperasi.

Perkembangan Koperasi Merah Putih di Kabupaten Sorong

Hingga saat ini, tercatat terdapat 253 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang terbentuk, mencakup seluruh kampung/desa dan kelurahan di Kabupaten Sorong. Pembangunan sarana penunjang juga terus berjalan: 17 gerai Koperasi Merah Putih telah selesai dibangun, di mana 4 gerai sudah diverifikasi dan divalidasi, sedangkan 13 gerai lainnya sedang dalam proses.

Diharapkan melalui pelatihan bertahap ini, seluruh pengurus koperasi memiliki pemahaman yang utuh dan mampu mengelola koperasi secara mandiri dan bermanfaat bagi masyarakat. (Wandy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *