LAZNAS YAKESMA Kota Sorong Dukung Pelatihan 10.000 Khatib IKADI, Perkuat Dakwah yang Menyejukkan.

 

 

“Digelar serentak di 38 provinsi, pelatihan di Kota Sorong menjadi ikhtiar meningkatkan kompetensi khatib dalam menyampaikan pesan dakwah yang moderat dan relevan dengan kehidupan masyarakat”

 

KOTA SORONG, PAPUA BARAT DAYA,suarakonservatif.id – Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) YAKESMA Kota Sorong turut mengambil bagian dalam mendukung penyelenggaraan *Pelatihan 10.000 Khatib* yang diinisiasi oleh Ikatan Da’i Indonesia (IKADI). Kegiatan berskala nasional ini dilaksanakan secara serentak di 38 provinsi di Indonesia, termasuk di Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Sabtu (24/10/2026), bertempat di Aula SMPIT Al Izzah Kota Sorong.

 

Pelatihan tersebut diikuti oleh puluhan peserta yang merupakan perwakilan masjid dan komunitas Islam di Kota Sorong. Partisipasi para peserta menunjukkan adanya semangat dan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas dakwah, khususnya dalam penyampaian khutbah Jumat yang edukatif, mencerahkan, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi kehidupan masyarakat.

 

Program Pelatihan 10.000 Khatib ini menjadi salah satu upaya strategis untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi para khatib dalam menjalankan peran dakwah di tengah dinamika kehidupan sosial. Mimbar Jumat tidak hanya menjadi ruang penyampaian pesan-pesan keagamaan, tetapi juga memiliki posisi penting dalam membangun kesadaran, memperkuat nilai-nilai moral, serta menghadirkan pesan Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

 

Melalui pelatihan ini, para khatib diharapkan mampu menyampaikan khutbah dengan pendekatan yang menyejukkan, moderat, dan kontekstual. Dengan demikian, pesan-pesan keislaman dapat diterima dengan baik oleh jamaah serta memberikan pencerahan dan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

 

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian agenda menjelang Musyawarah Nasional (Munas) IV IKADI sekaligus memperingati Milad IKADI ke-24. Momentum tersebut semakin mempertegas komitmen organisasi dalam memperkuat kualitas sumber daya dai dan khatib serta meningkatkan kontribusi dakwah bagi kehidupan umat dan bangsa.

 

Dalam pelaksanaannya, materi pelatihan difokuskan pada tiga kompetensi utama. Pertama, *standarisasi fikih khutbah*, sebagai landasan pemahaman dan pedoman agar pelaksanaan khutbah sesuai dengan tuntunan syariat Islam. Kedua, *teknik komunikasi dan retorika publik*, untuk meningkatkan kemampuan khatib dalam menyampaikan pesan secara sistematis, efektif, komunikatif, dan mudah dipahami jamaah. Ketiga, *penyusunan materi khutbah*, dengan penekanan pada kemampuan mengembangkan tema-tema yang aktual dan relevan dengan dinamika sosial masyarakat.

 

Dukungan LAZNAS YAKESMA Kota Sorong terhadap kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap penguatan kualitas dakwah dan pemberdayaan sumber daya keumatan. Kolaborasi dalam kegiatan keagamaan seperti ini diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih luas, tidak hanya bagi peningkatan kapasitas para khatib, tetapi juga bagi terciptanya kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan saling menguatkan.

 

Melalui terselenggaranya Pelatihan 10.000 Khatib ini, para khatib di Kota Sorong diharapkan semakin siap menjalankan amanah dakwah dengan penuh tanggung jawab. Lebih dari sekadar menyampaikan khutbah, mereka diharapkan mampu menjadikan mimbar Jumat sebagai sarana menghadirkan kesejukan, mempererat persaudaraan, dan menebarkan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat.

(TIM/RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *