Aksi Demo Damai Pengemudi Truk Didepan Depo Pertamina Sorong Meminta Basmi Mafia BBM

Sorong,suarakonservatif.id– Lebih dari seratus truk roda enam diparkir sepanjang jalansekitar Depo Pertamina di kota Sorong (26/01/26). Ratusan pengemudi bersatu melakukan aksi demo damai.

Tuntutan pendemo adalah agar pihak Pertamina dan Forkopimda memenuhi 10 tuntutan mereka, karena selama ini mereka kesulitan untuk memperoleh BBM subsidi jenis solar.

Salah satu tuntutan mereka adalah agar seluruh kalangan pemerintah bersatu membasmi Mafia BBM yang melakukan penimbunan.

Tampak juga hadir di lokasi aksi demo tersebut pihak Pertamina, Kepolisian, TNI dan beberapa anggota dewan propinsi .

Salah satu pemerhati kebijakan pemerintah, Frans Baho, berharap harapan dari pengemudi truk ini bisa tercapai setelah aksi damai ini.

“Iyo. semoga pemerintah bisa mendengar apa yang disampaikan oleh juru bicara aksi damai tersebut, karena BBM subsidi memang seharusnya buat mereka, jangan sampai disalah gunakan oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab”ujar Frans Baho saat ditemui di lokasi tempat aksi damai dilaksanakan.

Menurut Frans Baho bahwa pemerintah perlu menunjukkan ketegasan terhadap pelaku penimbunan BBM subsidi agar memberikan rasa takut kepada para pelaku.

“Menimbun BBM subsidi melanggar Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (UU Migas), dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling tinggi Rp60 miliar, karena dianggap sebagai penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga BBM bersubsidi” jelas Frans Baho .

“Ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku, karena ini sudah kejahatan yang sudah merugikan banyak masyarakat” lanjut Frans Baho.

Sementara itu Jamalia Tafalas, S.E., M.M., ketua Komisi II DPR Propinsi Papua Barat Daya, mengatakan siap untuk turun ke lapangan bila ada pengaduan beserta bukti akurat tentang pelaku penimbunan BBM.

Para pendemo sepakat memberikan kepada pihak Pertamina dan Forkopimda waktu 10 hari kedepan agar mengupayakan tidak ada lagi antrian panjang  untuk membeli BBM buat pengemudi truk dengan alasan tidak ada kuota, dan bila setelah 10 hari masih tidak terealisasi, juru bicara aksi mengatakan akan melakukan aksi damai berikutnya dengan massa yang lebih besar.

Selama aksi damai dilakukan tampak seluruh pendemi mengikuti kordinator dengan tenang tanpa ada huru hara

(Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *