Sorong,suarakonservatif.id– Joel Saman sebagai ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) MIMATE,melaporkan Henoch alias Minho bos kayu CV.Alco Timber Grup (09/02/26).
Joel Saman selama ini berusaha menuntut hak nya yang sudah disepakati bersama dalam pertemuan bersama para pejabat pemerintah beberapa tahun silam.
Dalam kesepakatan itu dijelaskan bahwa Minho berjanji memberikan 100 ribu rupiah perkubik dari setiap kayu yang dibawa Minho dari wilayah Mimate yang terletak di kabupaten Sorong Selatan.
Namun, semua yang disepakati dan ditandatangani oleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua Barat Runaweri F. H dan Kepala Biro Otsus Setda Papua Barat, Abner Singgir serta beberapa pejabat lain itu sampai hari ini belum terealisasi.
“Sudah sekian tahun tidak pernah ada laporan jumlah kayu yang dia (Minho) ambil, dan dia berikan saya uang receh suka suka ke rekening saya pribadi, padahal kesepakatan dia akan bayar 100 ribu perkubik dan mentransfer ke rekening sah LMA” ujar Joel Saman.

Beberapa suplier kayu yang mengirim ke CV.Alco Timber Grup menerangkan bahwa mereka sudah mengirim ribuan kubik hasil kayu dari wilayah Mimate untuk Minho, bahkan ada yang menunjukkan nota tanda terima berupa kertas kuning kecil sebagai bukti oengiriman mereka ke gudang Minho yang terletak di Muswaren.

Laporan Pengaduan yang dibuat Joel Saman ditanggapi baik oleh pihak SPKT (Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu) di Polda Papua Barat Daya, selanjutnya Joel Saman akan dipertemukan dengan Minho di ruang SPKT untuk membahas permasalahan Kompensasi Pembayaran Hak LMA.
Mediasi ini akan dilakukan hari Kamis tanggal 12 Februari 2026 di ruangan SPKT Polda Papua Barat Daya pukul 15.00 WIT dengan undangan resmi dari Polda Papua Barat Daya yang ditanda tangani oleh KA.Jaga SPKT II, Aipda Jhon L.P.Doku, S.E.
“Saya berharap agar dari mediasi ini saudara Minho segera memberikan apa yang menjadi hak kami, semoga Kapolda dapat memonitor dan bisa menyelesaikan permasalahan ini”tutup Joel Saman.
(Wandee)

